Renungan Hari Kemerdekaan Ke-50: Kemerdekaan Untuk Siapa?


Pada hari Kemerdekaan Ke-48 yang lalu, saya telah bertanya “Kemerdekaan Untuk Siapa?” dalam blog ini. Dua tahun sudah berlalu dan saya masih lagi menanya soalan yang sama. Negaraku yang tercinta meraikan 50 tahun kemerdekaan pada hari yang mulia ini. Tetapi apakah maknanya kemerdekaan untuk aku yang masih tidak benar-benar rasa merdeka di tanah tumpah darahku? Apakah kami yang digolongkan sebagai OKU tidak berhak untuk mengecapi kebebasan untuk bergerak dengan mudah ataupun menggunakan pengangkutan awam seperti warga lain? Apakah maknanya kemerdekaan sesebuah negara kalau masih ada lagi rakyatnya yang hidup dalam keadaan serta persekitaran yang penuh dengan rintangan? Malaysiaku sudah 50 tahun merdeka. Rakyat OKU masih tidak merdeka. Inilah hakikatnya.
You may also be interested in the following posts:
-
Kemerdekaan Untuk Siapa?
Second Complaint Letter To MPAJ Regarding Inaccessible Pandan Perdana
AirAsia, Wheelchair Users And Indemnity Form: The Ongoing Saga
MPAJ tambah kemudahan OKU: Utusan Malaysia Online – February 17, 2009
RapidKL And RapidPenang – Will Disabled Persons In Malaysia Ever Get To Ride in Public Buses?
Scarlet Passion Flower updated on 29 Aug 2011
Sarawak Pineapple updated on 25 Apr 2011





Saya mengambil kesempatan ini mengucapkan Dato’ Tony kerana dapat mengotakan janji dalam masa kurang daripada 2 bulan. Syabas dan tahniah kepada Dato’ Tony dan seisi keluaga AIR ASIA.
yea man…stick it to them. based on what is seen in the 1st photo, it looks impossible to get onto those buses aint it? i even wrote abit abt it. all the demo only fell on deaf ears. i doubt they’ll rectify just to accomodate us in the near future.
salam merdeka to u, pete. oh, and bon voyage too. hv a great trip and all the best with your presentation at the conference.
Peter:
Thank you.
Stumbled on your site. I’m Peter Tan too, and forty-something too, but from KL originally but now in Singapore. Keep asking those questions! BM saya mungkin sedikit berkarat tetapi soalanmu memang wajar. Maybe someone will notice and try giving an answer.
Peter:
They have the answers but not the political will to do it.
I recently looking forward for OKU issue as Ras Adiba mention lately in 3R. And thank God, there are still lots of people concern and make their effort for this. Previously, in my college, there are OKU students, but the fact that there is only certain people will give attention towards them. Yeah, education and awareness is the best way to make people realise, no matter who there are. Keep on struggling man!
p/s: do check my blog, i’ve put the link of your weblog there.
Peter:
Thank you.